Lebah ini diimpor dari Australia sejak tahun 1972 oleh Bapak Soeharto. Lebah Apis Mellifera di Indonesia banyak ditemukan di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Papua. Lebah Apis Mellifera sangat produktif dalam menghasilkan madu dan mudah dibudidayakan. Lebah Apis Mellifera memiliki ciri-ciri tubuh berwarna kuning dan hitam, dengan panjang sayap sekitar 0,8-0,95 cm dan panjang badan sekitar 0,55-0,71 cm. Lebah Apis Mellifera memiliki sifat yang jinak, rajin, bersih, dan tahan terhadap penyakit. Lebah Apis Mellifera juga sangat produktif dalam menghasilkan madu, yang bisa mencapai 60 kg/koloni/tahun jika kondisi lingkungan dan manajemen pemeliharaan baik.
Madu Mellifera memiliki rasa yang lembut, manis, dan aroma nektar alami yang unik. Madu Mellifera juga mengandung banyak kandungan dan efek yang baik untuk kesehatan Anda. Madu Mellifera mengandung berbagai nutrisi dan zat bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh, seperti:
• Karbohidrat, terutama fruktosa dan glukosa. Ini memberikan sumber energi instan tanpa meningkatkan kadar gula darah.
• Air, sekitar 17-20%, membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
• Protein, sekitar 0,3%. Berperan dalam pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh.
• Vitamin, terutama vitamin C, B1, B2, B3, B5, B6, dan B9 berperan sebagai koenzim dalam berbagai reaksi metabolisme dalam tubuh.
• Mineral, terutama kalsium, kalium, magnesium, fosfor, besi, seng, tembaga, mangan, selenium, dan kromium. Ini berperan dalam berbagai fungsi tubuh seperti pembentukan tulang, pengaturan tekanan darah, suplai oksigen, dan aktivasi enzim.
• Enzim, terutama invertase, amilase, katalase, glukosa oksidase, diastase. Ia bertindak sebagai katalis dalam berbagai reaksi kimia dalam tubuh, seperti: Pencernaan, produksi antioksidan dan hidrogen peroksida.
• Asam organik terutama asam sitrat, asam malat, asam laktat, asam piruvat, asam glukonat, dan asam asetat. Ia bertindak sebagai pengatur pH, pengawet alami, dan sumber energi.
• Senyawa fenolik, terutama asam fenolik, flavonoid, flavonol, katekin, dan turunan asam sinamat. Mereka bertindak sebagai agen antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, antijamur, antivirus, dan antikanker.
• Senyawa aromatik, khususnya terpenoid, alkohol, aldehida, keton, dan ester. Bertindak sebagai pengharum dan penambah rasa.
• Senyawa lain seperti saponin, polisakarida, hormon, dan faktor pertumbuhan yang berperan sebagai prebiotik, imunomodulator, dan stimulator regenerasi sel.
Madu Mellifera mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan tubuh, antara lain: • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan merangsang produksi sel darah putih, meningkatkan aktivitas fagositik, dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme patogen.
• Menyembuhkan luka dengan membersihkannya, mengendalikan infeksi, mengurangi peradangan, dan merangsang pembentukan jaringan baru.
• Mengobati batuk dengan melembabkan tenggorokan, meredakan iritasi, dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab batuk.
• Menurunkan kadar kolesterol dengan cara menghambat penyerapan kolesterol di usus, meningkatkan pembakaran kolesterol di hati, dan menurunkan sintesis kolesterol di hati.
• Mengobati infeksi dengan menghancurkan dinding sel bakteri, mengganggu metabolisme bakteri, dan menghambat pembentukan biofilm bakteri.
• Pencegahan dan pengobatan osteoporosis dengan meningkatkan penyerapan kalsium, menghambat resorpsi tulang, dan merangsang pembentukan tulang.
• Menjaga kesehatan kulit dengan melembabkan, menghaluskan, mencerahkan, mengencangkan dan mengobati jerawat, bekas luka dan penuaan dini.
• Mendukung kesehatan reproduksi dengan meningkatkan kesuburan, mengobati disfungsi ereksi, dan mengurangi gejala menopause.
